- 1. Pengenalan Sistem Alat UkurElektronika dan Sistem Kelistrikan AC dan DC
- 2. Ohmmeter adalah alat ukur listrik untuk mengukur hambatan. Cara penggunaanya adalah dengan menghubungkan alat ukur dengan ujung-ujung material yang akan diukur hambatanya, dimana alat ukur dihubungkan secara seri. Ammeter digunakan untuk mengukur arus yang mengalir suatu rangkaian. Untuk mengukurnya maka alat ukur harus dihubungkan secara seri, sehingga arus melalui kumparan pada alat ukur. Voltmeter adalah alat ukur untuk mengukur tegangan. Voltmeter harus dihubungkan secara pararel dengan ujung-ujung terminl yang diukur.
- 3. Sistem Kelistrikan ACAC singkatan dari Alternating Current, dalam bahasa indonesia dikenal dengan arus bolak- balik. Pada dasarnya pembangkitan listrik menghasilkan arus bolak-balik, karena memanfaatkan perubahan fluks terhadap waktu yang memotong kumparan dalam proses menghasilkan arus induksi. Dimana arus induksi inilah yang akan ditransformasi melalui transformator dan dikirim ke konsumen.
- 4. . Bentuk gelombang tegangan bolak-balik adalah seperti gambar berikut ini.
- 5. Sistem Kelistrikan DCSistem kelistrikan DC (direct current) di indonesia kebanyakan digunakan dalam sistem tegangan rendah, secara khusus untuk peralatan elektronik seperti radio, Laptop, Handphone, dll. Karena distribusi energi listrik di Indonesia menggunakan sistem bolak balik, maka dibutuhkan penyearah untuk mengubahnya ke dalam sistem searah. Inilah sebabnya mengapa kebanyakan peralatan elektronika menggunakan adaptor.
- 6. Gambar berikuti ini menunjukkan gelombang tegangan ataupun arus searah.
- 7. Resistor Kapasitor / kondensator Induktor Dioda Transistor
- 8. Resistor adalah komponen dasar yang fungsinya adalah untuk menghambat aliran arus listrik. Rumus resistor :R = resistorΡ (rho) = koefisien resistenℓ = panjang materialA= Luas Permukaan material.Satuannya dinyatakan dalam Ω (baca Ohm)
- 9. - Tiga buah cincin warna mengidentifikasikan nilai tahanan sebuah resistor tetap.- pembacaan warna dimulai dari ujung terdekat.- Cincin pertama = digit pertama nilai tahanan- Cincin kedua =digit kedua dari nilai tahanan- Cincin ketiga = faktor pengali – sebuah nilai pemangkatan bilangan 10 atau banyaknya angka nol dibelakang kedua digit pertama.
- 10. Dihubungkan secara Seri Dikatakan hubungan seri jika ujung satu resistor dihubungkan dengan pangkal resistor lain, demikian seterusny sehingga terjalin hubungan seri. Rumus = Rs = R1 + R2 + R.. +Rn
- 11. Dihubungkan secara pararel Dikatakan dihubungkan secara pararel adalah jika pangkal sebuah resistor dihungkan dengan pangkal resistor lain, demikian juga dengan ujung-ujungnya. Rumus =
- 12. 10 buah hambatan identik masing-masing sebesar 10 Ω disusun seperti gambar berikut! Tentukan hambatan pengganti (hambatan total) antara titik A dan B dari gambar rangkaian di atas!
- 13. 8 buah hambatan dengan nilai masing masing : R1 = 10 Ω R2 = 2 Ω R3 = 3 Ω R4 = 17 Ω R5 = 20 Ω R6 = 20 Ω R7 = 8 Ω R8 = 10 Ω Tentukan hambatan pengganti (hambatan total) antara titik A dan B dari gambar rangkaian di atas!
Donderdag 21 Maart 2013
Ilmu dasar elektronika
Teken in op:
Plaas opmerkings (Atom)
Geen opmerkings nie:
Plaas 'n opmerking